25.9 C
Pangkalpinang
31 March,2020
  • Nasional
  • Debanned Picks

Pernikahan Itu Bukan Perkara Adu Cepat, Bung. Tapi Masalah Siapa Siap!

Kudu Baca

Susunan Kabinet Baru Jokowi: ‘Kerja jangan Korupsi, Tidak Serius Saya Copot Di Jalan!”

Presiden Joko Widodo mengumumkan Kabinet Indonesia Maju dengan meminta kabinetnya untuk bekerja keras, 'jangan korupsi, menciptakan sistem yang menutup...

Hai Para Penghina Tuna Asmara, Emang Salah Apa Kami Rupanya?

Kami sudah merasa begitu lelah melihat di media sosial bagaimana kalian menghina kami. Satir-satir yang kalian lancarkan untuk kami, membuat...

Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma’ruf: 6 Dari 11 Posisi Ekonomi Dipegang Politisi

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan formasi kabinet baru periode kedua yang diberi nama Kabinet Indonesia Maju. Tim ekonomi mengalami...
si Budu
saya mah ikut katanya aja. Katanya, iya... hayouuu'!

Percuma jika pernikahan pakai acara buru-buru dan mengorbankan mimpi-mimpi. Apalagi kalau menikah dengan alasan yang salah, atau terburu-buru hingga akhirnya menikah di waktu yang kurang tepat. Malah tanpa disadari kita menjadi sekaligus menarik orang yang salah kedalam hidup kita. Nggak mau kan hidup kita dan keluarga yang kita bangun menjadi sebuah kesalahan?

Ada banyak alasan kenapa milenials sering disuruh cepet-cepet nikah. Ada yang bilang untuk menghindari dosa, tapi banyak juga yang bilang, karena wanita punya jam biologisnya, punya batas waktunya. Maka sebaiknya menikah cepat-cepat selagi muda.

Alasan yang sangat tidak masuk akal. Apakah dengan fase pernikahan maka seseorang dijamin akan bebas dari dosa? Toh dosa bisa terjadi dengan atau tidaknya menikah. Lagi pula, jaman sekarang, ada banyak cara untuk memiliki anak. Ada beberapa case seorang ibu melahirkan bayi diumur sekitar 40 tahun dan tidak ada masalah apa-apa. Ada juga yang melahirkan diumur yang kata tetangga “harusnya menikah” ternyata bermasalah.

Tapi ada juga yang memilih untuk tidak memiliki anak, kemudian mengadopsi anak-anak yang terlantar. Toh hidup seorang wanita nggak melulu tentang berapa anak yang sanggup ia lahirkan. Bumi ini sudah terlalu padat, untuk apa terus menambah bebannya. Lagi pula, kami ini manusia, bukan pabrik bayi!

Ada yang bilang mumpung muda, sehat, bertenaga dan sangat bersemangat. Kalau jadi ibu muda bisa menjaga anaknya dengan maksimal. Pemikiran ini jelas-jelas sangat kuno dan ketinggalan jaman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Rampai Aktual

Susunan Kabinet Baru Jokowi: ‘Kerja jangan Korupsi, Tidak Serius Saya Copot Di Jalan!”

Presiden Joko Widodo mengumumkan Kabinet Indonesia Maju dengan meminta kabinetnya untuk bekerja keras, 'jangan korupsi, menciptakan sistem yang menutup...

Hai Para Penghina Tuna Asmara, Emang Salah Apa Kami Rupanya?

Kami sudah merasa begitu lelah melihat di media sosial bagaimana kalian menghina kami. Satir-satir yang kalian lancarkan untuk kami, membuat kami merasa perlu menjawab semua...

Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma’ruf: 6 Dari 11 Posisi Ekonomi Dipegang Politisi

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan formasi kabinet baru periode kedua yang diberi nama Kabinet Indonesia Maju. Tim ekonomi mengalami banyak perombakan. Dari 11 menteri...

Pernikahan Itu Bukan Perkara Adu Cepat, Bung. Tapi Masalah Siapa Siap!

Percuma jika pernikahan pakai acara buru-buru dan mengorbankan mimpi-mimpi. Apalagi kalau menikah dengan alasan yang salah, atau terburu-buru hingga akhirnya menikah di waktu yang kurang...

Kali Pertama Pelaksanaan Upacara Hari Santri Nasional Kota Pangkalpinang

22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri Nasional, sejak dicetus Presiden Joko Widodo tahun 2015 lalu. Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk pertama kalinya melaksanakan upacara hari santri nasional di...

Coba nyang ini . . .