25.9 C
Pangkalpinang
31 March,2020
  • Nasional

Laba Bersih PLN Tembus Rp 7,35 T di Semester I 2019

Kudu Baca

Susunan Kabinet Baru Jokowi: ‘Kerja jangan Korupsi, Tidak Serius Saya Copot Di Jalan!”

Presiden Joko Widodo mengumumkan Kabinet Indonesia Maju dengan meminta kabinetnya untuk bekerja keras, 'jangan korupsi, menciptakan sistem yang menutup...

Hai Para Penghina Tuna Asmara, Emang Salah Apa Kami Rupanya?

Kami sudah merasa begitu lelah melihat di media sosial bagaimana kalian menghina kami. Satir-satir yang kalian lancarkan untuk kami, membuat...

Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma’ruf: 6 Dari 11 Posisi Ekonomi Dipegang Politisi

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan formasi kabinet baru periode kedua yang diberi nama Kabinet Indonesia Maju. Tim ekonomi mengalami...
si Budu
saya mah ikut katanya aja. Katanya, iya... hayouuu'!

Laba Bersih PLN Tembus membukukan profit sebesar Rp 7,35 triliun, saat menerbitkan laporan keuangan semester 1 tahun 2019. Meningkat pesat dibandingkan periode yang sama tahun lalu dengan pencatatan rugi bersih sebesar Rp 5,35 triliun. dengan

“Capaian Laba Bersih PLN ini didukung oleh peningkatan nilai penjualan tenaga listrik PLN sebesar Rp 6,29 triliun atau 4,95 persen sehingga menjadi Rp 133,45 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 127,16 triliun,” kata Direktur Keuangan PLN, Sarwono Sudarto dalam keterangannya di Jakarta, Senin (23/9/2019).

Sarwono mengatakan sampai saat ini, pemerintah masih mempertahankan tarif listrik tidak naik guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Namun demikian, Pemerintah sesuai UU No.19 tahun 2003 terus berkomitmen mendukung kesehatan keuangan PLN untuk menjalankan Penugasan Public Service Obligation (PSO) dan ekspansi untuk Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan (PIK), melalui mekanisme kompensasi untuk recovery biaya penyediaan tenaga listrik dengan marjin yang wajar sehingga terdapat dana internal (internal fund) sebagai pendamping pinjaman investasi.

Pertumbuhan penjualan ini, kata Sarwono, berasal dari kenaikan volume penjualan menjadi sebesar 118,52 Terra Watt hour (TWh) atau naik 4,41 persen dibanding dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 113,52 TWh. Peningkatan konsumsi kWh juga didukung dari adanya kenaikan jumlah pelanggan di mana sampai dengan akhir Juni 2019 telah mencapai 73,62 juta atau bertambah 3,92 juta pelanggan dari akhir Juni 2018 sebesar 69,7 juta pelanggan. “Bertambahnya jumlah pelanggan ini juga mendorong kenaikan rasio elektrifikasi nasional yaitu dari 98,3 persen pada akhir tahun 2018 menjadi 98,81 persen pada 30 Juni 2019,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Rampai Aktual

Susunan Kabinet Baru Jokowi: ‘Kerja jangan Korupsi, Tidak Serius Saya Copot Di Jalan!”

Presiden Joko Widodo mengumumkan Kabinet Indonesia Maju dengan meminta kabinetnya untuk bekerja keras, 'jangan korupsi, menciptakan sistem yang menutup...

Hai Para Penghina Tuna Asmara, Emang Salah Apa Kami Rupanya?

Kami sudah merasa begitu lelah melihat di media sosial bagaimana kalian menghina kami. Satir-satir yang kalian lancarkan untuk kami, membuat kami merasa perlu menjawab semua...

Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma’ruf: 6 Dari 11 Posisi Ekonomi Dipegang Politisi

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan formasi kabinet baru periode kedua yang diberi nama Kabinet Indonesia Maju. Tim ekonomi mengalami banyak perombakan. Dari 11 menteri...

Pernikahan Itu Bukan Perkara Adu Cepat, Bung. Tapi Masalah Siapa Siap!

Percuma jika pernikahan pakai acara buru-buru dan mengorbankan mimpi-mimpi. Apalagi kalau menikah dengan alasan yang salah, atau terburu-buru hingga akhirnya menikah di waktu yang kurang...

Kali Pertama Pelaksanaan Upacara Hari Santri Nasional Kota Pangkalpinang

22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri Nasional, sejak dicetus Presiden Joko Widodo tahun 2015 lalu. Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk pertama kalinya melaksanakan upacara hari santri nasional di...

Coba nyang ini . . .