30.5 C
Pangkalpinang
23 January,2020
  • Nasional

Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma’ruf: 6 Dari 11 Posisi Ekonomi Dipegang Politisi

Kudu Baca

Susunan Kabinet Baru Jokowi: ‘Kerja jangan Korupsi, Tidak Serius Saya Copot Di Jalan!”

Presiden Joko Widodo mengumumkan Kabinet Indonesia Maju dengan meminta kabinetnya untuk bekerja keras, 'jangan korupsi, menciptakan sistem yang menutup...

Hai Para Penghina Tuna Asmara, Emang Salah Apa Kami Rupanya?

Kami sudah merasa begitu lelah melihat di media sosial bagaimana kalian menghina kami. Satir-satir yang kalian lancarkan untuk kami, membuat...

Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma’ruf: 6 Dari 11 Posisi Ekonomi Dipegang Politisi

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan formasi kabinet baru periode kedua yang diberi nama Kabinet Indonesia Maju. Tim ekonomi mengalami...
si Budu
saya mah ikut katanya aja. Katanya, iya... hayouuu'!

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan formasi kabinet baru periode kedua yang diberi nama Kabinet Indonesia Maju. Tim ekonomi mengalami banyak perombakan. Dari 11 menteri dalam lingkup Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, enam di antaranya berlatar belakang politisi.

Airlangga Hartanto yang merupakan Ketua Umum Partai Golkar didapuk menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dalam Kabinet Indonesia Maju menggantikan Darmin Nasution. Dalam kabinet Jokowi sebelumnya, Airlangga merupakan Menteri Perindustrian.

Seiring naiknya Airlangga menjadi Menko Perekonomian, jabatan lamanya dipegang rekannya di Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita. Setahun belakangan, Agus menjabat Menteri Sosial.

Sedangkan Sri Mulyani Indrawati yang sempat disebut-sebut sebagai kandidat Menko Perekonomian, tetap menjabat Menteri Keuangan. Ini membuatnya menjadi Menteri Keuangan empat kabinet, ia menjabat di kabinet periode pertama dan kedua Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Jokowi.

Jabatan lainnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara dipegang Erick Thohir. Pendiri Mahaka Group tersebut menggantikan Rini Soemarno, profesional yang kerap disebut-sebut dekat dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Kemudian, Menteri Tenaga Kerja dijabat Ida Fauziah, menggantikan Hanif Dhakiri. Ida merupakan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), sama seperti Hanif. Ida mendapatkan posisi menteri setelah gagal menjadi Wakil Gubernur Jawa Tengah dalam Pilkada 2018. Ia merupakan anggota DPR yang telah lima kali terpilih sejak 1999.

Posisi Menteri Perdagangan dipegang Agus Suparmanto. Agus yang juga merupakan politisi PKB menggantikan politisi Golkar Enggartiasto Lukita. Sedangkan Menteri Pertanian dijabat Syahrul Yasin Limpo, politisi Nasdem yang pernah menjabat Gubernur Sulawesi Tengah. Ia menggantikan pengusaha Amran Sulaiman.

Kemudian, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah dijabat Teten Masduki. Ia menggantikan politisi PDI Perjuangan Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga. Sebelumnya, Teten dikenal sebagai aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) yang kemudian didapuk menjadi Kepala Staf Kepresidenan.

Adapun posisi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tetap dipegang Basuki Hadimuljono. Basuki merupakan sosok penting di balik pembangunan infrastruktur yang masif di periode pertama pemerintahan Jokowi. Sebelumnya, ia merupakan pejabat karier di kementerian, ia juga sempat terlibat dalam kelompok kerja untuk rehabilitasi Aceh hingga lumpur Sidoarjo.

Posisi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga tetap dijabat politisi Nasdem Siti Nurbaya. Begitu juga jabatan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional tetap dijabat Sofyan Djalil. Sofyan merupakan sosok penting dibalik program sertifikasi lahan yang menjadi salah satu program utama pemerintahan Jokowi periode pertama.

Sebelumnya, Sofyan menjabat beberapa posisi Menteri. Di era SBY, ia pernah menjabat Menteri Komunikasi dan Informatika serta Menteri BUMN. Di era Jokowi, ia pernah menjabat Menko Perekonomian, kemudian digeser menjadi Kepala Bappenas/Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, hingga akhirnya di Kabinet Indonesia Maju beliau berlabuh di posisi Menteri Agraria.

Menteri dalam Koordinasi Menko Perekonomian

  1. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto (Golkar)
  2. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
  3. Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah (PKB)
  4. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (Golkar)
  5. Menteri Perdagangan Agus Suparmanto (PKB)
  6. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono
  7. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Nasdem)
  8. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya (Nasdem)
  9. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil
  10. Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir
  11. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Rampai Aktual

Susunan Kabinet Baru Jokowi: ‘Kerja jangan Korupsi, Tidak Serius Saya Copot Di Jalan!”

Presiden Joko Widodo mengumumkan Kabinet Indonesia Maju dengan meminta kabinetnya untuk bekerja keras, 'jangan korupsi, menciptakan sistem yang menutup...

Hai Para Penghina Tuna Asmara, Emang Salah Apa Kami Rupanya?

Kami sudah merasa begitu lelah melihat di media sosial bagaimana kalian menghina kami. Satir-satir yang kalian lancarkan untuk kami, membuat kami merasa perlu menjawab semua...

Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma’ruf: 6 Dari 11 Posisi Ekonomi Dipegang Politisi

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan formasi kabinet baru periode kedua yang diberi nama Kabinet Indonesia Maju. Tim ekonomi mengalami banyak perombakan. Dari 11 menteri...

Pernikahan Itu Bukan Perkara Adu Cepat, Bung. Tapi Masalah Siapa Siap!

Percuma jika pernikahan pakai acara buru-buru dan mengorbankan mimpi-mimpi. Apalagi kalau menikah dengan alasan yang salah, atau terburu-buru hingga akhirnya menikah di waktu yang kurang...

Kali Pertama Pelaksanaan Upacara Hari Santri Nasional Kota Pangkalpinang

22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri Nasional, sejak dicetus Presiden Joko Widodo tahun 2015 lalu. Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk pertama kalinya melaksanakan upacara hari santri nasional di...

Coba nyang ini . . .